Artikel Terbaru
- Berhentilah melukai diri sendiri
- Litani Orang Gak Mau Ngaku Dosa
- Mujizat Ekaristi
- Tuhan Peduli
- Harta Persahabatan
- Mengapa Umat Katholik berdoa kepada Santa Perawan Maria
- It's Time To Be Changed
- PENTAKOSTA : Saat Lahirnya Gereja
- Mengapa kita makan dan minum Tubuh dan Darah Tuhan Yesus
- Kita Butuh Kasih
- Selayang Pandang Bulan September Bulan Kitab Suci Nasional
Agenda Paroki
| Seksi Katekese: Sun, Sep 19th, 2010 Kursus Katekis Pemula |
| Seksi Kerasulan Keluarga: Sat, Sep 25th, 2010 Hari Ulang Tahun Perkawinan |
User Login
| Mengapa Umat Katholik berdoa kepada Santa Perawan Maria |
|
|
|
| Written by Administrator | |
| Saturday, 01 May 2010 | |
![]() Banyak orang non-Katolik telah diajari sedari kecil untuk meyakini bahwa salah satu bukti nyata akan ketidakbenaran ajaran Katolik dapat dilihat dalam penghormatan yang disampaikan kepada Santa Perawan Maria dalam Gereja Katolik, dan dalam begitu banyaknya doa yang dengan penuh kepercayaan disampaikan kepada Bunda Maria oleh umat Katolik. Sementara itu, benar juga bahwa banyak orang non-Katolik, setelah mempelajari dasar-dasar kebenaran akan devosi umat Katolik kepada Maria, begitu terpikat olehnya hingga akhirnya mereka menjadi Katolik. Kebenaran tersebut sangat sederhana dan gamblang dan seluruhnya terkandung dalam dua kebenaran berikut.
1. MARIA ADALAH
BUNDA ALLAH.
Katolik percaya bahwa
Allah tidak terikat oleh suatu kewajiban apapun untuk memiliki seorang ibunda;
Katolik percaya bahwa Ia memilih untuk memiliki seorang ibunda dan segala sesuatu
yang berhubungan dengannya. Ia memilih untuk memperkenankan tubuh manusiawi-Nya
dibentuk dalam rahimnya.
Ia memilih untuk
memperkenankan ibunda-Nya melahirkan-Nya ke dunia sebagai seorang bayi kecil
mungil. Ia memilih untuk mengijinkan ibunda-Nya menyusui-Nya, menggendong-Nya
dalam pelukannya, melindungi-Nya dari mara bahaya, dan mengajari-Nya seperti
layaknya seorang anak diajari oleh orangtuanya: berjalan, berbicara dan berdoa.
Dengan demikian, Ia memilih untuk memberikan kepada Maria kuasa atas Diri-Nya
yang hanya dapat dinyatakan dengan cinta. Katolik percaya bahwa dalam memilih
ibunda-Nya, Putra Allah memilih untuk memberikan kepadanya kuasa atas
kehendak-Nya, yang karena kasih senantiasa dimiliki oleh seorang ibu yang baik
bagi anaknya.
2. MARIA ADALAH
BUNDA SELURUH UMAT MANUSIA.
Katolik percaya bahwa
Putra Allah memilih untuk datang ke dunia melalui seorang ibunda agar
ibunda-Nya itu dapat menerima pula segenap anak manusia yang berdosa sebagai
saudara-saudari-Nya. Ia memberikan teladan bagaimana bunda-Nya harus dihormati
dan dikasihi. Ia mempersiapkan bunda-Nya sebagai bunda seluruh umat manusia
dengan memintanya untuk menanggung segala bentuk penderitaan yang mungkin, dan
dengan demikian, mengajarkan kepadanya untuk menaruh belas kasihan pada segala
bentuk penderitaan anak-anaknya. Jika ibunda-Nya itu adalah Bunda bagi Diri-Nya
Sendiri, pastilah Ia membebaskannya dari penderitaan, oleh sebab Ia mempunyai
kuasa untuk melakukannya dan karena Ia mencintai Bunda-Nya dengan kasih yang tak
terbatas. Ia mengadakan mukjizat-Nya yang pertama di hadapan publik atas
permintaan Bunda-Nya, dan menjelang ajal-Nya, Ia mengingatkan Bunda-Nya bahwa
ia telah dipersiapkan sejak dari semula untuk menjadi bunda bagi seluruh umat
manusia. Oleh karena itu, Katolik percaya bahwa Maria pastilah dengan antusias
menolong mereka, dalam pencobaan jiwa maupun badan, seperti layaknya seorang
ibu dengan antusias mengusahakan kesejahteraan bagi anaknya.
“diterjemahkan oleh YESAYA:
www.indocell.net/yesaya atas ijin Catholic Tradition.” |
|
| Last Updated ( Saturday, 01 May 2010 ) |
| < Prev | Next > |
|---|




