Artikel Terbaru
- Berhentilah melukai diri sendiri
- Litani Orang Gak Mau Ngaku Dosa
- Mujizat Ekaristi
- Tuhan Peduli
- Harta Persahabatan
- Mengapa Umat Katholik berdoa kepada Santa Perawan Maria
- It's Time To Be Changed
- PENTAKOSTA : Saat Lahirnya Gereja
- Mengapa kita makan dan minum Tubuh dan Darah Tuhan Yesus
- Kita Butuh Kasih
- Selayang Pandang Bulan September Bulan Kitab Suci Nasional
Agenda Paroki
| Seksi Katekese: Sun, Sep 19th, 2010 Kursus Katekis Pemula |
| Seksi Kerasulan Keluarga: Sat, Sep 25th, 2010 Hari Ulang Tahun Perkawinan |
User Login
| It's Time To Be Changed |
|
|
|
| Written by Administrator | |
| Saturday, 17 April 2010 | |
|
Seorang mistikus yang sudah
lanjut usia pernah mengatakan tentang dirinya, begini, “Ketika masih muda saya
seorang revolusioner dan doaku pada Tuhan adalah Tuhan berilah saya kekuatan
untuk mengubah dunia. Ketika saya mencapai usia tengahan dan menyadari bahwa
hidup saya sudah setengah lewat tanpa mengubah seorang pun, saya mengubah doa
saya sebagai berikut, ‘Tuhan berikan aku rahmat untuk mengubah semua orang yang
berkontak dengan saya, anggota keluargaku dan teman-temanku; itu sudah cukup.
Sekarang umur saya sudah tua dan hari-hariku sudah dapat dihitung. Saya mulai
menyadari betapa bodoh saya. Sekarang saya berdoa sebagai berikut, ‘Tuhan,
berikan aku rahmat untuk mengubah diriku sendiri.’ Jika saya berdoa seperti ini
sejak awal, saya tentu tidak menyia-nyiakan hidupku.”
Mampukah kita mengubah dunia yang semakin
tidak karuan ini? Bayangkan, kini begitu banyak generasi muda yang jatuh ke
dalam ketergantuan obat-obat terlarang. Free sex terjadi di mana-mana.
Perselingkungan sudah menjadi kisah biasa dalam hidup sehari-hari.
Oleh : Romo Agustinus Rijanto, Scj
|
| < Prev | Next > |
|---|



