Artikel Terbaru
- Berhentilah melukai diri sendiri
- Litani Orang Gak Mau Ngaku Dosa
- Mujizat Ekaristi
- Tuhan Peduli
- Harta Persahabatan
- Mengapa Umat Katholik berdoa kepada Santa Perawan Maria
- It's Time To Be Changed
- PENTAKOSTA : Saat Lahirnya Gereja
- Mengapa kita makan dan minum Tubuh dan Darah Tuhan Yesus
- Kita Butuh Kasih
- Selayang Pandang Bulan September Bulan Kitab Suci Nasional
Agenda Paroki
| Seksi Katekese: Sun, Sep 19th, 2010 Kursus Katekis Pemula |
| Seksi Kerasulan Keluarga: Sat, Sep 25th, 2010 Hari Ulang Tahun Perkawinan |
User Login
| Mujizat Ekaristi |
|
|
|
| Written by Administrator | |
| Friday, 26 March 2010 | |
|
“Akulah roti hidup;barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi,dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi.'”(Yo 6:34-35) “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jikalau kamu tidak makan daging Anak Manusia dan minum darah-Nya, kamu tidak mempunyai hidup di dalam dirimu.Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia mempunyai hidup yang kekal dan Aku akan membangkitkan dia pada akhir zaman.'” (Yo 6:53-54). Tahun 780 di Lanciano Italia, seorang imam merayakan ekaristi dalam keraguan iman akan kehadiran Yesus dalam ekaristi. Saat konsekrasi tiba-tiba hosti berubah menjadi gumpalan daging dan anggur di piala berubah menjadi darah. Setelah melalui proses pemenelitian ilmiah yang panjang, diakui bahwa materi itu adalah gumpalan daging dan darah manusia. Gereja menyatakan peristiwa itu sebagai mukjizat ekaristi dan daging serta darah itu masih tersimpan di monstran di gereja S. Fransiskus Lanciano. Setiap kali ekaristi dirayakan, mukjizat itu terjadi. Tuhan Yesus hadir sebagai santapan rohani untuk menjadi sumber kekuatan kita manusia. Betapa besar kasihNya bagi kita. Aku bersyukur, karena melalui tanganku yang berlumur dosa, sebagai imam, aku boleh menghadirkan mukjizat kasih Ilahi. Tuhan sungguh hadir dalam ekaristi, Pantaskah kita hadir dalam ekaristi tanpa persiapan batin? Pantaskah kita bertemu Tuhan dengan pakaian seadanya? Pantaskah kita ikut ekaristi tetapi malah sibuk ngobrol atau ber SMS an? Kehadiran Tuhan dalam ekaristi sudah menjadi berkat yang memenuhi hidup kita Namun orang sering kehilangan berkatnya hanya karena mengandalkan koor, kotbah pastor, petugas liturgy dan nyanyian. Begitu besar kasih Allah sehingga Dia hadir setiap saat bagi kita, Namun kita kerap lari dariNya dan mengkhianati cintaNya Dengan hidup tidak pantas. Mukjizat ekaristi akan menjadikan hidup kita mukjizat bagi sesama. Tuhan memberkati. Oleh Romo Agustinus Riyanto,Scj |
| < Prev | Next > |
|---|



